Tirtayatra

Dharmayatra / Tirtayatra yaitu perjalanan suci menuju ke tempat ā€“ tempat suci untuk mendapatkan Tirta Amerta atau Air Kehidupan atau secara bahasa mudahnya yaitu mencarai Ketenangan lahir bathin. Dharmayatra / Tirtayatra bagi umat Hindu di Indonesia melaksanakan Dharmayatra/Tirtayatra tidak harus ke India, namun dapat dilaksanakan dimana-mana, yang penting dengan ketulusan hati, kejernihan pikiran, keikhlasan dan tumbuh dari hati nurani yang suci, maka perjalanan suci tersebut pasti berhasil. Karena dalam Sarasamuscaya menyebutkan bahwa melaksanakan Tirtayatra/Dharmayatra dengan hati yang tulus ikhlas adalah melebihi dari pelaksanaan Yadnya.

Tirtayatra/Dharmayatra ke Bharata Warsa (INDIA), bagi umat Hindu, adalah merupakan bentuk napak tilas ke tempat lahirnya agama Hindu, serta banyaknya tempat-tempat suci yang selalu disebut-sebut dalam japa dan mantram para Pendeta di Bali, seperti Gangga, Yamuna, Saraswati dan lain-lainnya, sehingga melaksanakan Tirtayatra/Dharmayatra ke India juga perlu untuk mendapatkan fabriasi dari tempat-tempat suci yang sangat kuno, sambil menyelusuri sejarah kelahiran Agama Hindu, serta melihat dari dekat kehidupan keagamaan Hindu di tempat asalnya, sehingga bagi umat Hindu Indonesia akan mendapatkan perbandingan, sehingga wawasan kita akan lebih luas.

India adalah sebuah negara diantara dua peradaban yaitu disisi lain sangat modern dan disisi lainnya sangat tradisional yang hanya dapat disaksikan di negara ini saja. Oleh karena itu kita akan dihadapkan dalam dunia yang benar-benar memang berbeda dari dunia lainnya. Kita bagaikan berpijak dalam dua peradaban yang berbeda, namun apabila kita menghayati dengan perasaan dan bukan dengan emosi kita akan mendapatkan suatu kenikmatan dan pelajaran yang sangat berharga. Itulah Bharata Warsa yang dihadirkan oleh Wangsa Kuru yang juga merupakan tempat lahirnya Agama Hindu.

Iklan