Banten Prayascita: Perlambag “Tapa Manasa”

Mutiara Weda
27/07/2018

Banten Prayascita: Perlambag “Tapa Manasa”

Umat se-dharma, Banten prayascita yang menyertai setiap pelaksanaan upakara Yadnya sebagai bahasa Mona mengandung makna Pensucian Pikiran atau Tapa Manasa dari unsur Panca Mala

Pensucian Pikiran / Tapa Manasa dari berbagai kekotoran / Panca Mala yaitu :
Sarwa rogha: segala penyakit.
Sarwa vighna: segala halangan.
Sarwa Satru: segala musuh. papa Klesa: mengotori hidup. dan Sarwa dusta: berbagai bencana dari orang jahat.

Untuk itu, sebagai umat Hindu bersihkan pikiran dan Tapa Manasa sehingga dapat menjalankan Wiweka dengan baik dan memahami isi kitab suci Weda samhita secara benar dan sempurna melalui pemahaman Tattwa Jnana, Susila agama dan upacara Yadnya ( Kitab Taru Pramana)

Rahajeng Hari Suci Purnama Sasih Kasa

Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU.

Pesantian Widya Sabha Sasmitha-Yogyakarta .

Iklan