Sat Karma

02/01/2019

Umat se-dharma, Bila cinta kasih yang mengisi pikiran, dia akan menjelma menjadi kebenaran, tat kala cinta kasih menyatakan dirinya dalam bentuk kegiatan maka ia menjadi Dharma atau kebajikan demikian pula bila perasaan diliputi oleh cinta kasih maka ia akan menjadi perwujudan kedamaian Santih

Pada hakekatnya melaksanakan cinta kasih itu sesungguhnya adalah Dharma, berpikir cinta kasih sesungguhnya adalah satya, merasakan cinta kasih adalah Santih.

Untuk itu, sudah menjadi kewajiban bagi setiap umat Hindu untuk membangun kualitas diri melalui:

Karma Mental; yang menggunakan pikiran dalam aktifitasnya

Karma spiritual; menggunakan suksme sebagai pemeran utamanya serta

Sat Karma; dengan melakukan aktigitas dengan dominasi kadar kandungan Panca Pilar yaitu: Satya; kejujuran, Dharma; kebajikan, Prema; cinta kasih, Santih; damai dan ahimsa; tidak menyakiti. Niscaya akan dapat terbentuknya manusia yang Sat Karma yaitu Manusia Dewa atau manusia berbudi pekerti luhur.

(Wrhaspati Tattwa,15-19 & weda Samhita)

Made Worda Negara
BINROH HINDU TNI AU.

Pesantian Widya Sabha Sasmitha-Yogyakarta .