Tri Semaya

Mutiara Weda 06/ 08 /2018 Tri Semaya Umat se-dharma, Dalam sistem filsafat Hindu ada tiga konsep ruang waktu yang berorientasi pada kelangsungan kehidupan umat manusia dari masa ke masa yang di sebut Tri Semaya. Tatkala, orang bijak terhadap apa yang terjadi di masa lalu, dan menjaga apa yang ada sekarang, serta bisa mengantisipasinya apa yang … Lanjutkan membaca Tri Semaya

Iklan

Meyadnya Sesa

Meyadnya Sesa 08/07/2018 Umat se-dharma, Bentuk yadnya yang paling sederhana sebagai realisasi dari ajaran Panca Maha Yadnya yang dilakukan setelah selesai memasak nasi dan sebelum makan diawali dengan melakukan persembahan yang di sebut Yadnya Sesa atau mebanten saiban. Yadnya sesa atau mebanten saiban merupakan ungkapan angayubagya, penerapan dari ajaran etika /kesusilaan Hindu sebagai cermin pengaplikasian … Lanjutkan membaca Meyadnya Sesa

Belajar sabar

27/03/2018 Jika di renung renungkan, Memiliki harta benda duniawi yang melimpah, Namun, Ketika  ajal  tiba sebatang jarum dan Sehelai benang pun tidak bisa bawanya. Hanya Karma Wesanalah yang akan selalu menemani dan bersamanya sampai nanti. Jangan sia siakan sisa hidup yang singkat ini. Hidup  menjelma menjadi  manusia sangatlah pendek dan singkat, sesingkat sinarnya kilat.  jalani hidup dengan rendah … Lanjutkan membaca Belajar sabar

Adakah Ajaran Hindu menjadikan Umatnya Kaya

PERCIKAN DHARMA Om Suastiastu, Jarang sekali kita menjumpai umat Hindu yang masuk dalam daftar orang kaya Indonesia. Lantas, apakah tidak ada ajaran Hindu yang bisa menjadi pedoman untuk menjadi umat yang kaya raya? Saya pun penasaran. Rasa penasaran saya pupus ketika saya menemukan sebuah sloka dalam Reg Weda yang berbunyi: "Mahas ca rayo revatas krdhi … Lanjutkan membaca Adakah Ajaran Hindu menjadikan Umatnya Kaya

Bhagavad Gita Chapter 16- Sloka 19

  tān ahaḿ dviṣataḥ krūrān saḿsāreṣu narādhamān kṣipāmy ajasram aśubhān āsurīṣv eva yoniṣu tān—itu; aham—Aku; dviṣataḥ—iri; krūrān—nakal; saḿsāreṣu—ke dalam lautan kehidupan material; nara-adhamān—manusia yang paling rendah; kṣipāmi—Aku tempatkan; ajasram—untuk selamanya; aśubhān—tidak menguntungkan; āsurīṣu—jahat; evā—pasti; yoniṣu—ke dalam kandungan-kandungan. Terjemahan Orang yang iri dan nakal, manusia yang paling rendah, untuk selamanya Kubuang ke dalam lautan kehidupan material, … Lanjutkan membaca Bhagavad Gita Chapter 16- Sloka 19

Siwaratri: Malam Introspeksi & Pengendalian Diri

Mutiara Weda 15/01/2018 Setiap umat Hindu hendaklah menyadari bahwa Hari suci *Siwaratri* /Catur Dasi Krsna paksa Magha masa (panglong ping 14 sasih Kapitu) memiliki makna khusus bagi umat Hindu dalam Introspeksi, mawas diri dan mengendalikan diri sebagai kunci untuk mencapai Kebahagiaan Rohani dan terbangunnya pengetahuan diri yang sejati *Atma Jnana* Tatkala orang mampu menjauhkan diri … Lanjutkan membaca Siwaratri: Malam Introspeksi & Pengendalian Diri