Dharma: Penyangga alam semesta

Mutiara Weda 20/11/2017 Setiap umat Hindu hendaknya menyadari bahwa seluruh alam semesta beserta isinya diatur oleh Dharma Dharanad Dharma Ityahur Dharmena Vidrtah Prajah, Dharma penyangga jagad raya ini. Manakala Dharma dilanggar dapat dipastikan akan digilas oleh Dharma, demikian pula sebaliknya tatkala umat manusia memegang teguh ajaran Dharma dia akan di jaga dan dilindungi oleh Dharma pula. … Lanjutkan membaca Dharma: Penyangga alam semesta

Iklan

Tumbuhkan sifat Ksama dan Buang jauh jauh sifat Nresangsya

Mutiara Weda 18/11/2017 Setiap umat manusia hendaknya menyadari  bahwa, sangatlah tidak mungkin  pohon yang  besar itu tumbuh  tanpa ada benihnya. Begitu pula dalam kehidupan Manusia, sangatlah   mustahil   orang bisa memaafkan orang lain secara sempurna  manakala dia belum bisa memaafkan dirinya sendiri Tumbuhkan sikap saling memaafkan Ksama, bangun rasa cinta kasih Prema, tanamkan  kedamaian dalam hati. … Lanjutkan membaca Tumbuhkan sifat Ksama dan Buang jauh jauh sifat Nresangsya

Phala Karma

Mutiara Weda 14/11/2017 Setiap umat manusia pastilah menyadari bahwa setiap perbuatan yang dilakukan bersifat mengikat dan selalu mengikuti langkah kemanapun pergi. Perbuatan di masa lalu dipertanggungjawabkan pada saat ini dan perbuatan sekarang akan membentuk atau mempola masa depan, tak ada sesuatu yang terputar balik di dunia ini, manusia menjadi baik oleh perbuatan baiknya dan menjadi buruk … Lanjutkan membaca Phala Karma

Parama Prema Bhakti

Mutiara Weda 13/11/2017 Setiap umat manusia hendaknya menyadari bahwa dalam hidup ini ada tiga faktor yang sering menggerogoti dan  menjerumuskan manusia ke jurang  kehancuran :  Kama, Krodha dan Loba di kenal Sebagai pintu gerbangnya menuju neraka.  Bhakti  marga penyerahan diri secara tulus kepada-Nya sebagai salah satu sarana ataupun jalannya. Jalan Bhakti yang dilandasi dengan rasa kasih sayang … Lanjutkan membaca Parama Prema Bhakti

Manusia memiliki keterbatasan

Mutiara Weda 12/11/2017 Bagi setiap umat manusia hendaklah menyadari bahwa,  dalam kehidupan ini  tak ada manusia sempurna dilahirkan di muka bumi ini Tan hana wwang suastha anulus, bunga Seroja yang demikian Wanginya dia punya kelemahan tangkainya berbulu dan menggatalkan, Gunung Himalaya yang  menjulang tinggi, mempesonakan, dia punya kelemahan  ditutupi salju. Demikian pula halnya dewa Siwa sebagai … Lanjutkan membaca Manusia memiliki keterbatasan

Kuningan: Simbol Tameng/ Benteng Diri

Mutiara Weda 11/11/2017 Setiap umat Hindu hendaknya memahami bahwa, Sabtu Kliwon, wuku Kuningan sebagai hari suci Kuningan, memohon keselamatan, kedirgayusan, perlindungan dan tuntunan lahir-bathin kepada Ida SangHyang Widhi Wasa dengan menjadikan ajaran agama sebagai Tameng atau Benteng diri dalam mengarungi kehidupan. Sulit rasanya menjadikan Dharma sebagai Tameng /membentengi diri tanpa memahami isi dari ajaran  agama, … Lanjutkan membaca Kuningan: Simbol Tameng/ Benteng Diri

Banten Daksina Pejati: simbol Kesungguhan Hati

Mutiara Weda 10/11/2017 Setiap umat Hindu hendaknya memahami bahwa untuk menyatakan rasa kesungguhan hati / jati kehadapan Ida SangHyang Widhi Wasa menggunakan sarana Bebantenan yang di sebut Banten Pejati atau Peras daksina. Pelaksanaan Banten Daksina Pejati sebagai suatu kewajiban dari petunjuk kitab suci Weda dalam bahasa Mona yang di dalamnya terkandung konsep Catur Loka Phala : Daksina, Banten … Lanjutkan membaca Banten Daksina Pejati: simbol Kesungguhan Hati